Fenomena yang terjadi di kalangan komunitas ilmiah antar perguruan tinggi Indonesia yakni keterbatasan komunikasi dan informasi di bidang penalaran dan penelitian. Keterbatasan tersebut mengakibatkan informasi tentang hasil-hasil penelitian, lomba-lomba karya ilmiah, aplikasi hasil penelitian, serta informasi lainnya di bidang penelitian tidak tersebar secara merata. Padahal kegiatan ilmiah yang semakin meningkat di kalangan mahasiswa telah mampu menghasilkan karya-karya yang seharusnya dapat memberikan sumbangsih dalam mengatasi permasalahan bangsa. Keadaan ini dikhawatirkan akan menghambat strategi nasional dalam menjadikan riset sebagai budaya mahasiswa Indonesia untuk mencapai bangsa yang kompetitif.
Sadar akan hal tersebut, di sela-sela pelaksanaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXII di Universitas Brawijaya Malang pada tanggal 24 Juli tahun 2009, beberapa mahasiswa yang berasal dari beberapa UKM penalaran/penelitian perguruan tinggi yang berbeda yakni Forum Studi Mahasiswa Pengembang Penalaran (Fordi Mapelar) Universitas Brawijaya, Forum for Scientific Studies (FORCES) Institut Pertanian Bogor, Lembaga Penelitian dan Pengkajian Intelektual Mahasiswa (LEPPIM) Universitas Pendidikan Indonesia, Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM) Universitas Negeri Padang, Lembaga Kajian Mahasiswa (LKM) Universitas Negeri Jakarta, Universitas Diponegoro, Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Riset (UKMPR) Universitas Jenderal Soedirman, Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian (UKMP) Universitas Negeri Semarang, dan Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar; melakukan rapat konsolidasi informal. Konsolidasi tersebut membahas tentang rencana pembentukan sebuah lembaga yang dapat menghimpun semua Unit Kegiatan Mahasiswa di bidang penalaran dan penelitian dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, maka direncanakan akan dilaksanakan kongres nasional sekaligus deklarasi pembentukan lembaga tersebut dimana LPM Penalaran UNM dipercayakan sebagai penyelenggara. Rencana ini mendapatkan respon positif dari beberapa UKM penalaran dan penelitian mahasiswa di Indonesia, baik dari perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta. Pada tahap persiapan, rencana ini telah dikomunikasikan kepada 52 UKM penalaran/penelitian se-Indonesia.Akhirnya kongres Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa se-Indonesia dilaksanakan pada tanggal 30 April - 1 Mei 2010 di Makassar. Kongres tersebut dihadiri oleh 17 Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak pada bidang penalaran dan penelitian dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sedangkan beberapa perguruan tinggi yang tidak sempat hadir mengirimkan draf pedoman organisasi yang dijadikan sebagai pertimbangan dalam perumusan pedoman organisasi. Setelah melalui diskusi dan perdebatan yang sangat alot dalam kongres, akhirnya diperoleh sebuah kesepakatanu untuk dibentuknya Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia yang disingkat dengan ILP2MI. Lembaga ini dinyatakan berdiri pada tanggal 1 Mei 2010 ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi ILP2MI oleh 15 UKM Penalaran dan Penelitian di Hotel Lamacca UNM Kota Makassar.
VISIMewujudkan ILP2MI sebagai pusat pengembangan penalaran dan penelitian mahasiswa Indonesia.MISI1. Membangun komunikasi dan kerja sama antar lembaga penalaran dan penelitian mahasiswa se-Indonesia.2. Membangun kerja sama penelitian yang intensif dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat.3. Mempublikasikan hasil-hasil penelitian berupa jurnal dan artikel ilmiah yang lain kepada masyarakat.Mengaplikasikan hasil-hasil penelitian mahasiswa kepada masyarakat. FUNGSIILP2MI berfungsi sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi lembaga penalaran dan penelitian mahasiswa dalam mengembangkan penelitian sesuai dengan kompetensi keilmuannya.TUJUANILP2MI bertujuan:1. Untuk menghimpun lembaga-lembaga kemahasiswaan penalaran dan penelitian tingkat perguruan tinggi se-Indonesia.2. Untuk menjalin komunikasi efektif antar lembaga kemahasiswaan penalaran dan penelitian tingkat perguruan tinggi se-Indonesia.3. Untuk menumbuhkembangkan budaya penalaran dan penelitian di kalangan mahasiswa Indonesia.ANGGOTA1. Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar2. UKM Penalaran & Penelitian (PELITA) Universitas Jember3. UKM Interdisipliner GAMA CENDEKIA Universitas Gajah Mada4. Unit Penelitian Ilmiah (UPI) Interdisipliner Universitas Gajah Mada5. Forum Diskusi Mahasiswa Penalaran (Fordi Mapelar) Universitas Brawijaya6. Lembaga Kajian Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta7. Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa (LKP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang8. Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) STIK An-Nuqayah Sumenep9. UKM Penulis Universitas Negeri Malang10. UKM Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta11. Club Penalaran Kreativitas Mahasiswa STMIK Handayani Makassar12. Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penalaran (LKIM Pena) Universitas Muhammadiyah Makassar13. UKM Penelitian Universitas Negeri Semarang14. Lingkar Ilmiah Studi Mahasiswa (LISMA) Universitas Tanjung Pura Pontianak15. Kelompok Penelitian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta16. Forum For Scientific Studies (FORCES) Institut Pertanian Bogor17. Inkubator Sains Universitas Sumatra Utara18. Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Eka Prasetya Universitas Indonesia19. Lembaga Penelitian dan Pengkajian Intelektual (LEPPIM) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung20. Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM) Universitas Negeri Padang21. Rumah Pena Universitas Sultan Agung Semarang22. UKM IPMI(Ikatan Peneliti Mahasiswa IKIP) IKIP Mataram
No comments:
Post a Comment