Turbin angin mengambil energi angin dengan menurunkan kecepatannya. Untuk
bisa mencapai 100% efisien, maka sebuah turbin angin harus menahan 100%
kecepatan angin yang ada, dan rotor harus terbuat dari piringan solid dan tidak
berputar sama sekali, yang artinya tidak ada energi kinetik yang akan
dikonversi.
Energi angin bisa ditangkap dengan dua atau tiga buah bilah sudu yang
didesain seperti sayap pesawat terbang. Untuk mendapatkan kecepatan angin yang
cukup tinggi, konstan, dan tidak terlalu banyak turbulensi biasanya turbin
angin dipasang di atas sebuah menara pada ketinggian 30 meter atau lebih.
Bilah sudu yang digunakan berfungsi seperti sayap pesawat udara. Ketika
angin bertiup melalui bilah tersebut, maka akan timbul udara bertekanan rendah
di bagian bawah dari sudu, Tekanan udara yang rendah akan menarik sudu bergerak
ke area tersebut. Gaya yang ditimbulkan dinamakan gaya angkat. Besarnya gaya
angkat biasanya lebih kuat dari tekanan pada sisi depan bilah, atau yang biasa
disebut tarik. Kombinasi antara gaya angkat dan tarik menyebabkan rotor
berputar seperti propeler dan memutar generator. Turbin angin bisa digunakan
secara stand-alone, atau bisa dihubungkan ke jaringan transmisi atau bisa
dikombinasikan dengan sistem panel surya.
Untuk perusahaan listrik, sejumlah besar turbin angin dibangun berdekatan
untuk membentuk pembangkit listrik tenaga angin. Secara teori, efisiensi
maksimum yang bisa dicapai setiap desain turbin angin adalah 59%, artinya
energi angin yang bisa diserap hanyalah 59%. Jika faktor-faktor seperti
kekuatan dan durabilitas diperhitungkan, maka efisiensi sebenarnya hanya 35 -
45%, bahkan untuk desain terbaik. Terlebih lagi jika ditambah inefisiensi
sistem wind turbin lengkap, termasuk generator, bearing, transmisi daya dan
sebagainya, hanya 10-30% energi angin yang bisa dikonversikan ke listrik.
VAWT (Vertical Axis
Wind Turbine)
Sesuai namanya, Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) mempunyai sumbu vertikal
dengan bilah-bilah sudu paralel dengan sumbunya. Turbin angin sumbu vertikal
memiliki efisiensi yang lebih kecil dibandingkan dengan Horizontal Axis Wind
Turbine (HAWT) atau turbin angin sumbu horisontal.
Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh turbin sumbu vertikal, antara
lain : aman, mudah membangunnya, bisa dipasang tidak jauh dari tanah, dan lebih
baik dalam menangani turbulensi angin. Generator dan gearbox bisa
ditempatkan tidak jauh dari permukaan tanah. Hal ini meringankan beban tower
dan memudahkan perawatan. Turbin sumbu vertikal yang lazim digunakan adalah
Savonius dan Darrieus.
Savonius
Savonius merupakan jenis turbin angin yang paling sederhana dan versi besar
dari anemometer. Turbin Savonius dapat berputar karena adanya gaya tarik
(drag). Efisiensi yang bisa dicapai turbin angin jenis ini sekitar 30%.
Darrieus
Turbin angin Darrieus mempunyai bilah sudu yang disusun dalam posisi
simetri dengan sudut bilah diatur relatif terhadap poros. Pengaturan ini cukup
efektif untuk menangkap berbagai arah angin. Berbeda dengan Savonius, Darrieus
memanfaatkan gaya angkat yang terjadi ketika angin bertiup. Bilah sudu turbin
Darrieus bergerak berputar mengelilingi sumbu.
Horizontal Axis Wind
Turbine
Turbin angin sumbu vertikal memiliki rotor shaft dan generator yang berada
di puncak menara dan harus searah dengan arah angin. Turbin angin yang
berukuran lebih kecil diarahkan dengan menggunakan sirip, sedangkan untuk
turbin angin berkapasitas besar menggunakan sensor dan motor servo untuk
menggerakkan turbin agar menghadap dan searah dengan arah angin.
Energi angin yang ditangkap oleh bilah-bilah sudu menghasilkan putaran yang
rendah pada hub-nya. Oleh karenanya, sebagian besar turbin angin
menggunakan gear box untuk mengubah putaran rendah yang
dihasilkan bilah sudu menjadi lebih cepat dan sesuai untuk memutar generator.
Bilah sudu yang digunakan biasanya terbuat dari bahan yang kuat untuk
menghindari bilah sudu tersebut terdorong dan mengenai menara ketika berputar
pada saat angin kencang bertiup. Biasanya, jarak antara bilah sudu dan menara
pun diatur, bahkan kadang-kadang agak sedikit dimiringkan ke atas, agar
kemungkinan tersebut semakin kecil.
Dari berbagai sumber.
No comments:
Post a Comment